Supaya Beruntung, Mengingat Nikmat dari Allah Yang Maha Agung

Table of Contents

Tafsir Al-A'rof ayat 69

Tiga kata kunci dalam memaknai nikmat (pemberian) Allah adalah nikmat itu sendiri, mengingatnya, dan beruntung karenanya.

Seperti yang telah Allah swt dawuh-kan dalam QS. Al-A’raf ayat 69:

فَٱذۡكُرُوۤا۟ ءَالَاۤءَ ٱللَّهِ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ

“Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah, supaya kamu memperoleh keberuntungan.”

Nikmat...

Ia sejatinya ada di sekeliling kita setiap tempat dan setiap saat. Hanya saja kita sendiri, yang saking lalainya kita, seakan-akan kita menjadi buta akan segala nikmat Allah swt yang ada di sekitar kita.

Oleh karena itu, terhadap nikmat(-nikmat) Allah kita harus bisa slalu...

Mengingatnya...

Meskipun kita berada pada kondisi yang relatif tidak bisa kita terima, seperti ketika merasa kekurangan, menerima permasalahan, sampai dirundung duka yang mendalam.

Dalam keadaan seperti itu pun, kita seyogyanya bisa menata persepsi, yakni lebih memfokuskan diri untuk melihat sesuatu yang bisa kita nikmati. Merasa kekurangan, berarti berlatih sabar, yang pahalanya adalah kebersamaan dengan Tuhan.

Demikian juga ketika menerima permasalahan, kita bisa jadikan ia sebagai tantangan kehidupan. Bahwa untuk menang, seseorang harus bisa menerima, menghadapi, dan menyelesaikan tantangan itu secara berani dan matang.

Termasuk ketika dirundung duka, kita dilatih untuk bisa menerima, bahwa segalanya hanyalah titipan dari-Nya, Yang Maha Punya, Maha Kasih dan Sayang kepada semua hamba-Nya.

Sehingga jadilah kita hamba yang...

Beruntung...

Sebab manakala kita mampu mengingat nikmat-nikmat yang diberikan Allah, maka kita akan dikaruniai kemudahan bersyukur kepada-Nya.

لأن الذكر للنعمة سبب باعث على شكرها ومن شكر فقد أفلح

“Barang siapa yang bersyukur, maka beruntunglah ia.” Demikian Sayyid Shiddiq Hasan Khan Al-Qanuji dalam kitab tafsirnya, Fathu al-Bayan fi Maqashid al-Qur’an.

Wa Allah a’lam.

Bacaan:
Tafsir Fathul Bayan QS. Al-A’raf ayat 69 via Tafsir.app
Terinspirasi dari dawuh Gus Baha’ dalam Gayeng.co


Achmad Syarif S
Achmad Syarif S Saya seorang santri dan sarjana pertanian. Menulis adalah cara saya bercerita sekaligus berwisata

Post a Comment