Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Berbahagia Lantaran Pertolongan dan Nikmat-Nikmat Allah

Dibaca normal tidak sampai 2 menit


Bahagia kitab Syajaratul Ma'arif

Bahagia adalah bagian hidup yang paling disukai manusia, di antara kesulitan dan kemudahan yang dilaluinya.

Bahagia Atas Nikmat dan Karunia Allah

Dalam kitab Syajaratul Ma'arif, Syaikh Izzuddin Ibn Abdissalam menguraikan sebuah pasal tentang kebolehan berbahagia atas dasar pertolongan Allah.

الفرح بنصر الله وبجميع نعمه التي لا تشغل عن طاعته جائز.

Oleh Sulthonul Ulama', dijelaskan bahwa kita boleh berbahagia atas pertolongan Allah, dan atas segala nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada kita.

Dengan catatan ...

Selama Tidak Menyibukkan Diri (Lalai) dari Menaati Ajaran Allah

Sehingga kebahagian yang dibolehkan adalah yang tidak melalaikan kita dari mengingat hingga menaati Allah.

Betapa bahwa kita telah ditolong oleh-Nya, dianugerahi berbagai macam nikmat dari-Nya, kiranya sangat tidak pantas jika kita malah melupakan-Nya, bahkan tidak menaati (sehingga bermaksiat pada) ajaran dan tuntunan-Nya.

Maka berbahagialah ...

dengan lantaran mengingat segala bentuk pertolongan dan nikmat-nikmat-Nya, sehingga menjadikan kita rajin dan terbiasa taat serta menjalani ajaran-ajaran agama-Nya.

Wa Allah a'lam. 

Achmad Syarif S
Achmad Syarif S Bermedia dalam Jeda

Post a Comment for "Berbahagia Lantaran Pertolongan dan Nikmat-Nikmat Allah"

Berlangganan via Email