Siapa Mengenal Dirinya, Maka Sungguh Mengenal Tuhannya

Table of Contents
siapa mengenal dirinya maka mengenal Tuhannya

Disarikan dari sebuah keterangan gus Baha' tentang "ma'rifat billah", penulis kemudian teringat akan satu maqalah yang masyhur terdengar.

Penulis memakai redaksi 'maqalah' karena sebagian besar ulama' tidak menyebutnya hadits.

Bahwa salah satu cara mengenal Allah adalah dengan mengenal diri sendiri.

Mengenal 'Nama' Diri Sendiri

Mengenal diri sendiri bisa dengan cara 'menyadari' hakikat 'nama' yang kita miliki, yakni sebagai seorang hamba.

Ketika kita mampu menyadari 'nama' kita sebagai hamba, maka kita akan mengenal 'status' hamba, yaitu apa saja yang pantas dilakukannya adalah yang sesuai dengan perintah Tuhannya, bukan sesuai keinginan atau hawa nafsunya.

Karena ketika kita menyadari apa yang kita lakukan adalah atas dasar menuruti perintah-Nya (taqwa), maka kita dapat mengabaikan kecenderungan 'godaan setan' yang seringkali mengajak kita jatuh hati akan wujud dunia, sehingga Tuhan bukan lagi tujuan utama.

Padahal pada hakikatnya dunia hanya perantara, dan Tuhan-lah tujuan utamanya.

Misal hamba diperintahkan untuk mengajar ilmu, maka ketika sudah melaksanakannya (mengajarkan ilmu), ia hendaknya bersyukur, karena sudah tercatat oleh-Nya sebagai hamba yang menaati perintah-Nya.

Tak peduli berapa orang yang diajar, paham atau tidak, mengantuk atau terjaga. Sebab tujuan utama adalah menaati perintah-Nya, yakni mengajar.

Contoh lain seperti kita bekerja (karena diperintah mencari yang halal), begitu juga berumah tangga, berbuat baik pada orang tua, saudara, teman, tetangga, dan sebagainya, karena itu semua perintah Allah swt.

Sehingga jadilah ia hamba yang bersyukur, hamba yang bahagia.

Berawal dari mengenal diri sebagai hamba, maka ia tau harus bahagia karena siapa, dari siapa, untuk siapa.

Bahagia karena mampu berbuat sesuai perintah Tuhannya.

***

ُمَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّه

Artinya, “Barang siapa yang mengenal dirinya, sungguh ia telah mengenal Tuhannya.”

***

Wa Allah a'lam.

Referensi Ngaji Gus Baha' di Youtube Santrigayeng


Baca juga Tinjauan Status Hadits Man 'Arafa Nafsahu Faqad 'Arafa Rabbahu di website NU Online

Achmad Syarif S
Achmad Syarif S Saya seorang santri dan sarjana pertanian. Menulis adalah cara saya bercerita sekaligus berwisata

Post a Comment