Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Meski Datang Belakangan, Kami Bisa Menciptakan Karya Terbarukan

Kalam motivasi masa kini

"Meskipun aku termasuk generasi selanjutnya, aku mampu mencapai apa yang tidak bisa dilakukan oleh generasi sebelumnya."

Sebuah bait yang kurang lebih penulis dapatkan dari Sang Guru, Bapak KH. Jalal Suyuthi, pengasuh Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta.

Mengutip dawuh beliau, kalam tersebut dikutip dari Sang Penyair masyhur (Abu Nuwas) Ibnu Hani. Meski ketika penulis cari di laman pencarian, kalam tersebut muncul di belakang nama seorang penyair Abul 'Ala' Al-Ma'arri.

Terlepas dari siapa kreatornya, kalam di atas mengandung makna tersendiri bagi kita yang hidup di zaman kekinian.

Dengan menaruh hormat pada orang-orang terdahulu yang banyak memberikan sumbangsih kepada dunia dan peradabannya, maka kita seyogyanya tidak boleh berhenti begitu saja sebatas hanya menjadi penikmat/konsumen dari apa yang telah tersedia.

Maka meski faktanya kita terlahir belakangan, serta tak mampu menyaingi peran/jasa orang-orang terdahulu, setidaknya kita mampu mengkreasi sesuatu yang baru, yang tidak dapat dilakukan oleh orang-orang terdahulu.

Misalnya inovasi-inovasi terbaru dalam dunia pendidikan, pembangunan, serta berbagai sektor kehidupan lain yang menunjang keberlangsungan hidup manusia yang lebih bermanfaat dan maslahat.

Atau menurut hemat penulis, kalam ini bisa dijadikan pegangan supaya kreasi dan inovasi dalam hal kebaikan, harus senantiasa kita lanjutkan dan kita kembangkan.

Wa Allah a'lam.

***

وَإنِّي وَإِنْ كُنْتُ الأَخِيْرَ زَمَانُهُ
لآتٍ بِمَا لَمْ تَسْتَطِعْهُ الأوَائِلُ

Walaupun saya termasuk generasi selanjutnya, saya mampu mencapai apa yang tidak mampu dilakukan oleh generasi sebelumnya.


***

Dawuh Bapak Jalal Ponpes Wahid Hasyim

Ponpes Wahid Hasyim Yogyakarta


Achmad Syarif S
Achmad Syarif S Bermedia dalam Jeda

Post a Comment for "Meski Datang Belakangan, Kami Bisa Menciptakan Karya Terbarukan"

Berlangganan via Email