Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mbah Nun: Jalan Bahagia Adalah Pintar Bersyukur

Pintar bersyukur

Tak dapat dipungkiri, meski hanya bersifat sementara, setiap orang pasti ingin hidup di dunia diliputi kebahagiaan.

Namun kebanyakan orang melihat kebahagiaan berdasarkan penilaian materi. Apa yang dimiliki, apa yang dicita-citakan, apa yang ingin dikumpulkan. Begitulah kira-kira.

Seakan-akan bahagia adalah sesuatu yang dituju.

Akan tetapi, dawuh mbah Emha Ainun Najib (mbah Nun) di atas rasanya hendak menyadarkan kita, bahwa bahagia dapat diperoleh (hanya) dengan mensyukuri nikmat karunia-Nya.

Karena sejatinya, kita sejak lahir bahkan jauh sebelum itu, telah banyak dilimpahi anuerah oleh-Nya. Maka sudah menjadi keniscayaan agar kita mensyukuri apapun yang kita miliki sekarang.

Apa saja yang masih berada pada diri kita, ntah banyak atau sedikit, sejogyanya dapat kita manfaatkan untuk kebaikan dan kemashlahatan.

Terlebih lagi, jika digunakan bersama orang-orang yang sevisi, sepemikiran, maka bahagia bukanlah barang langka.

Jalan bahagia adalah pintar bersyukur.
Untuk pintar bersyukur, harus belajar, mencari ilmu, mencari apa yang bisa membuat kita bersyukur.

Wa Allah A'lam.


Achmad Syarif S
Achmad Syarif S Bermedia dalam Jeda

Post a Comment for "Mbah Nun: Jalan Bahagia Adalah Pintar Bersyukur"

Berlangganan via Email