Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

"Alhamdulillah", Upaya Manusia Menyadari bahwa Semua dari Allah adalah Terpuji (Al-Fatihah: 2)

"Alhamdulillah", Upaya Manusia Menyadari bahwa Semua dari Allah adalah Terpuji (Tafsir Al-Mishbah)

Dalam Kitab Tafsirnya, bapak Quraish Shihab menjelaskan terkait kalimat tahmid ini sebagai berikut.

~

Memuji Allah adalah luapan rasa syukur yang memenuhi jiwa seorang mukmin di kala mendengar nama-Nya disebut. Karena, keberadaan seseorang sejak semula di pentas bumi ini tidak lain kecuali limpahan nikmat Ilahi yang mengundang rasa syukur dan pujian. Setiap kejapan, setiap saat, dan setiap langkah, silih berganti anugerah Allah berduyun-duyun, lalu menyatu dan tercurah kepada seluruh makhluk, khususnya manusia. Karena itu, adalah wajar memulai dengan memuji-Nya dan mengakhiri pun dengan memuji-Nya.

Pada kata alhamdulillah (segala puji bagi Allah), huruf lam (bagi) yang menyertai kata Allah mengandung makna pengkhususan bagi-Nya. Ini berarti bahwa segala pujian hanya wajar dipersembahkan kepada Allah swt. Dia dipuji karena Dia yang menciptakan segala sesuatu, dan segalanya diciptakan oleh-Nya dengan baik serta dengan penuh kesadaran, tanpa paksaan. Kalau demikian, maka segala perbuatan-Nya adalah terpuji, dan segala yang terpuji merupakan perbuatan-Nya jua, sehingga wajar jika kita mengucapkan "Segala puji hanya bagi Allah semata."

Dengan alhamdulillah, si pengucap menyimpulkan bahwa segala sesuatu yang bersumber dari Allah adalah terpuji, walau perbuatan itu tidak sejalan dengan kepentingan si pengucap atau dia menduga itu merugikannya. Dugaan merugikan, atau penilaian negatif itu, pada hakikatnya lahir dari keterbatasan pandangan manusia.

~

Bacaan alhamdulillah, barang kali bisa menjadi upaya manusia untuk menyadari bahwa, semua ini (baik atau buruk, menurut kita) adalah bersumber dari Allah (yang segala puji bagi-Nya). Menyadari kekurangan diri sendiri, seraya berusaha berprasangka baik (terpuji) terhadap segala ketentuan-Nya.

Wallahu a'lam
Achmad Syarif S
Achmad Syarif S Bermedia dalam Jeda

Post a Comment for ""Alhamdulillah", Upaya Manusia Menyadari bahwa Semua dari Allah adalah Terpuji (Al-Fatihah: 2)"

Berlangganan via Email