Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Secuil Barokah Khidmah

Secuil Barokah Khidmah kelas viii d mts wahid hasyim yogyakarta

Satu hal penting yang saya dapatkan di Pondok Pesantren Wahid Hasyim selain ilmu dan pengalaman adalah rasa kedekatan yang tumbuh di antara saya dan teman-teman, khususnya anak-anak takhassus. Banyak amanah, tugas, dan tanggungjawab yang pernah saya emban di sana, adalah pembelajaran penting yang mengubah kepribadian saya. Sebuah fase kehidupan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter saya selama ini.

Menata Hati, Belajar dan Mengamalkan
Hanya beberapa prinsip penting yang saya pegang dan saya yakini betul, bahwa apa saja yang kita lakukan, sangat tergantung pada niat atau motivasi dalam hati kita sendiri. Dalam belajar dan mengajar, serta bergaul dengan orang lain, beribadah, serta mengabdikan diri di Pesantren saya anggap sebagai anugerah terbesar Tuhan kepada saya. Belajar dari Bapak serta guru-guru senior saya adalah proses pembentukan karakter yang terjadi setiap hari. Dan mengamalkannya adalah ujian yang tidak mudah, dengan menjadi teladan bagi orang lain.

Dawuh-Dawuh Bapak
Semua santri pastinya hafal dengan 1 petikan dawuh Bapak, "Menomorsatukan Allah & Menjadikan orang lain terhormat" yang menjadi satu pondasi penting dalam kehidupan. Allah adalah tujuan utama kita dalam apapun yang kita lakukan. Dan terhadap orang lain, kita harus punya akhlak/etika/attitude yang mulia, entah muda-tua, bahkan yang berbuat baik maupun buruk kepada kita.

الخِدْمَةُ مِفْتَاحُ الْكَرَامَة
(كياهي جلال سيوطي الحاج)

"Khidmah (Memberi nilai tambah) adalah pintu mendapatkan kemuliaan" (KH. Jalal Suyuthi)
Wallahu a'lam.
Achmad Syarif S
Achmad Syarif S Bermedia dalam Jeda

Post a Comment for "Secuil Barokah Khidmah"

Berlangganan via Email